Breaking News

Wujudkan Triwung Lor yang Bersolek, Pemkot Probolinggo Mantapkan Peran Lembaga Kemasyarakatan

PROBOLINGGO – Dalam upaya menciptakan tata kelola wilayah yang lebih mandiri dan sejahtera, Kelurahan Triwung Lor bersama Pokmas Himalaya menggelar agenda pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) pada Kamis (2/4/26) pagi. Bertempat di pendapa kelurahan setempat, kegiatan ini mengusung tema besar penguatan sinergi demi kemajuan pembangunan lokal.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, serta dihadiri oleh jajaran perangkat RT/RW, LPM, PKK, Karang Taruna, hingga kader Posyandu. Hadir pula Camat Kademangan, Abdi Firdausi, serta para pakar dari Universitas Wisnuwardhana Malang dan LKP Pratama Mulia sebagai narasumber.

Lurah Triwung Lor, Moch. Zainal Achwan, menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah mempertajam pemahaman para pengurus LKK mengenai tugas dan fungsi mereka.

"Kami berharap melalui pembinaan ini, koordinasi antara pemerintah kelurahan dan seluruh elemen lembaga masyarakat semakin solid, sehingga program pemberdayaan dapat berjalan lebih efektif," jelas Zainal.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal juga memaparkan berbagai capaian positif kelurahan, termasuk inovasi “Gubug Melati” yang menjadi pusat edukasi dan sosial warga. Selain itu, Triwung Lor dikenal aktif dalam gerakan kerja bakti bergilir serta pengelolaan sampah kreatif melalui sistem penukaran botol plastik di TPST Bendi.

Prestasi yang diraih pun tidak main-main, di antaranya Juara 3 Lomba Kinerja Kelurahan 2025 dan penghargaan dalam pengelolaan sampah inovatif (Probokasih).

Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari dalam arahannya menyebut LKK sebagai ujung tombak sekaligus mitra strategis pemerintah. Ia mendorong warga untuk terus menggali potensi lokal, termasuk sektor wisata dan ekonomi kreatif yang ada di wilayah Triwung Lor.

"Sinergi dari RT hingga Karang Taruna adalah kunci. Jika semua bergerak selaras, kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat terwujud," tegas Wawali Ina.

Ia juga mengingatkan pentingnya implementasi tagline Kota Probolinggo, “Bersolek” (Bersih, Elok, Ramah, Sejahtera, Organik, Lestari, Edukatif, Kreatif), khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan aksi nyata dukungan ekonomi lokal. Wawali Ina memborong berbagai produk kerajinan tangan hasil karya UMKM Warung PKK, seperti gantungan kunci dan bunga dari benang wol.

Menariknya, produk-produk tersebut kemudian dibagikan kepada perwakilan disabilitas tuli serta pengurus RT/RW sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membangun wilayah. Aksi ini menjadi simbol bahwa pembangunan di Triwung Lor dilakukan secara inklusif dengan merangkul seluruh lapisan masyarakat. (Red)
© Copyright 2022 - Berita Ne